Pontianak, 2
Februari 2025 – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) akan melaksanakan
survei Most Significant Change (MSC)
di Kalimantan Barat pada pertengahan Ramadan 2025. Survei ini merupakan tindak
lanjut dari kegiatan Kelas Akademi
Digital Lansia “Tular Nalar Mafindo” yang telah sukses
dilaksanakan oleh Relawan TIK
Provinsi Kalimantan Barat pada 26 Agustus 2024 Tahun lalu.
Survei MSC ini bertujuan untuk menggali perubahan paling signifikan yang dialami oleh peserta Kelas Akademi Digital Lansia setelah mengikuti pelatihan. Metode MSC memungkinkan pengumpulan cerita pengalaman dari peserta terkait peningkatan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman mereka terhadap informasi yang benar di era digital.
“Kami ingin
memahami dampak nyata dari pelatihan yang telah diberikan, terutama bagaimana
lansia yang tergabung dalam program ini mampu menyaring informasi dan menghindari
hoaks setelah mengikuti Kelas Akademi Digital Lansia,” ujar perwakilan MAFINDO.
Survei ini akan
melibatkan para peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, dengan
harapan mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai efektivitas program dalam
meningkatkan literasi digital di kalangan lansia. Data yang dikumpulkan akan
digunakan untuk merancang program serupa yang lebih efektif di masa mendatang.
Relawan TIK
Provinsi Kalimantan Barat, sebagai mitra dalam pelaksanaan Kelas Akademi
Digital Lansia, turut mendukung kegiatan ini. Mereka menilai bahwa pendekatan
berbasis cerita dalam survei MSC akan memberikan gambaran lebih dalam mengenai
perubahan yang terjadi pada peserta setelah mengikuti pelatihan.
Dengan adanya
survei ini, diharapkan program literasi digital bagi lansia dapat terus
berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya
dalam membangun ekosistem informasi yang lebih sehat dan bebas hoaks.